Cuti ngeblog

May 12, 2008

Di belakang seorang lelaki sukses ada seorang perempuan yang hebat.

Setuju dengan kalimat di atas? Walaupun tidak harus selalu begitu keadaannya, tapi saya setuju kalo perempuan memegang peranan penting dalam kesuksesan seorang lelaki.

Read the rest of this entry »

Saya playboy?

May 8, 2008

Pagi ini tiba-tiba saya senyum-senyum sendiri di depan layar monitor 17″ di atas meja kerja saya setelah melihat sebuah komen ini:

Read the rest of this entry »

samsara

May 7, 2008

dulu kamu bintang lalu hujan. jatuh menyesar sepanjang lintasan malam. dulu kamu hujan lalu menjelma samara. tanpa sesal berkata

: aku hanya menjalani samsara.

dan dengan peluh, tunasmu terus tumbuh serimbun ara. tiap jengkal tubuhmu adalah rumah yang rindang. lumbung yang menjaga kenyang.

hingga dimengerti dalam episode kali ini akhirnya

: Upajja Vedaniya Kamma*.

segundahnya hati yang masih menyimpan smara pada kedip kejora. serahkan rindumu pada waktu yang akan sampai juga di labuhannya.

.

.

*Upajja Vedaniya Kamma adalah perbuatan yang kita lakukan sekarang, hasilnya tepat di kehidupan yang akan datang (Wikipedia Indonesia)

Sebentar saja teman, mari saya ceritakan sekelumit kisah tentang seorang perempuan yang saya temui di tanah priangan di suatu Senin pagi yang cerah. Perempuan hebat yang bisa membuat jantung saya melompat-lompat karena cemas namun sekaligus mampu menghilangkan perasaan lelah saya oleh tingkahnya yang lucu, ato mungkin bisa disebut gila.

Jadi pagi itu saya baru saja keluar dari sebuah penginapan murah di suatu lokasi dekat dengan sebuah institut teknologi kondang di negeri ini. Matahari pagi itu sudah bersinar terang sekali. Untung saja pepohonan besar di tepi jalan dan angin dataran tinggi yang sejuk bahu membahu melindungi saya dari terik. Dengan mengenakan sebuah jaket dan menggendong tas abu-abu yang selalu setia menemani, saya berjalan di atas trotoar menuju perempatan dimana sebuah angkutan kota sudah menunggu. Tujuan saya adalah tempat kos adik di jalan Ciumbuleuit untuk menumpang mandi. Ya, saya keluar dari penginapan memang belum mandi, tapi sudah cukup pantas kalau cuma untuk menggoda mahasiswi-mahasiswi yang kebetulan lewat.

Read the rest of this entry »